Alkohol dalam perspektif agama & kimia

Halloo 
Bagaimana kabar kalian?
Mudah-mudahan sehat bahagia selalu yaaa..  ayoo kita sama-sama cari tau dan belajar bareng tentang "Alkohol dalam perspektif agama & kimia ".  
Ayoook simak sama-sama
Semangat membaca :)


A. Pandangan Agama Islam Terhadap Alkohol 
         

       Khamr adalah minuman yang menutup akal atau memabukan, baik yang meminumnya itu mabuk ataupun tidak. Jadi minuman yang memabukan itu disebut Khamr karena dapat menutupi akal. Seorang muslim dilarang mengonsumsi minuman keras karena mudharatnya lebih besar dibandingkan dengan manfaatnya. Minuman keras atau yang juga dikenal sebagai minuman alkohol adalah minuman haram dalam islam karena mengandung suatu senyawa yang disebut alkohol atau ethanol.
        
        Kebiasaan meminum-minuman keras telah ada sejak zaman Rasulullah bahkan sampai hari ini. pada zaman dulu lebih di kenal dengan khamar bukan alkohol. Meskipun awalnya di perbolehkan akan tetapi berangsur-angsur di haramkan.
 
      Haram adalah Sesuatu yang dilarang oleh syariat islam untuk dilakukan, maka orang yang melanggarnya akan di kenai sanksi di dunia dan juga di akhirat. Alkohol itu sendiri mengapa tidak diperbolehkan dalam syariat islam, karena meminum alkohol bisa memabukkan dan menyebabkan tidak kesadaran. Minuman keras atau minuman beralkohol adalah minuman yang di dalamnya terkandung zat alkohol atau ethanol. Minuman yang dihasilkan dari proses fermentasi atau penambahan zat alkohol didalamnya. 

Diturunkannya ayat yang menjelaskan secara lebih lanjut mengenai khamar yaitu dalam QS. Al-Baqarah ayat 219.


Artinya : "Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya. Dan mereka menanyakan kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, Kelebihan (dari apa yang diperlukan). Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 219).



B. Pandangan Ilmu Kimia terhadap Alkohol
         

          Dalam ilmu kimia Alkohol adalah senyawa organik yang dalam struktur molekulnya memiliki gugus hidroksi . (OH). Namun, yang dimaksud dengan alkohol dalarn kehidupan keseharian (juga dalarn tulisan ini) adalah etanol atau etil akohol dengan rurnus kimia C,HSOH.
          
        Hidrokarbon merupakan senyawa yang terdiri dari dua atom, yaitu karbon (C) dan hidrogen (H). Berdasarkan jenis ikatannya, hidrokarbon dibedakan menjadi tiga, salah satunya adalah alkana. Alkana ini merupakan rantai karbon panjang yang berikatan tunggal dengan atom H. Nah, jika satu atau lebih atom H pada alkana diganti oleh gugus fungsi tertentu, maka akan membentuk senyawa turunan alkana. Dalam kasus ini, kalau satu atau lebih atom H nya diganti oleh gugus fungsi -OH, hasilnya akan membentuk senyawa alkohol.
       
       Guys hand sanitizer yang kamu gunakan itu punya kandungan alkohol sekitar 60-80%.  Kandungan alkohol yang terlalu rendah tidak bisa membasmi kuman secara maksimal. Sementara itu, kandungan alkohol yang terlalu tinggi akan lebih cepat menguap saat terkena udara. Belum sempat meresap ke dalam kulit, eh alkoholnya udah menguap. Jadi, nggak bisa membunuh kuman dengan baik, deh. Nah, makanya, hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60-80% lah yang efektif untuk membunuh kuman.


Semoga bermanfaat :)



@dea_mliaa


sumber : AC://www.kompasiana.com/ubaidulmuizzy/5c74151a677ffb722f358016/hukum-islam-dan-efek-bagi-pengguna-minuman-beralkohol
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Alkohol
wikipedia

Komentar